Sabtu, 04 Januari 2014

Cerita dibalik OSN #2

Seperti yang gue bilang di postingan sebelumnya, gue baru kenal apa itu OSN pas SMA. Gue belum pernah tau apapun itu tentang OSN sebelumnya. Dan setelah gue ngeliat foto-foto kakak kelas gue sang pejuang nama Smansa yang terpampang di hall-of-fame di lorong depan sekolah, gue jadi pengen ikut gituan.

Keren banget ya mereka, juara nasional.” gumam gue

Akhirnya, pas promosi ekskul, gue daftar 2. Teater Langit sama SC. Kenapa Teater? Soalnya gue punya ketertarikan sama dunia per-teater-an. Sejak SMP gue udah pengen masuk ekskul ini. Sementara itu, di SC gue memilih bidang yang sama kayak pas SMP yaitu, FISIKA. Uwooow *eyes rolling* Sok jago banget lu Mel milih Fisika, haha.

MOPD berakhir, dan tes seleksi SC pun digelar. Gak semua anak yang tertarik ikut ekskul ini bisa masuk di dalamnya. Sekitar 10-15 orang aja. Gue berangkat tes dengan persiapan yang sangat minim. Cuma berbekal baca-baca buku SMA kelas x. Itupun cuma bolak-balik kertasnya doang. Dengan sedikit rasa pede karena punya bekal pas SMP, gue agak sedikit bin julidh waktu itu.

Pas gue masuk ruang ujian, ternyata udah cukup rame sama anak-anak yang bakal ikut tes juga. Mereka sibuk baca-baca lagi demi persiapan tes. Kebetulan ruang ujian gue digabung sama anak-anak yang mau ikut seleksi bidang Kebumian. Gak lama gue duduk, waktu tes dimulai. Kakak senior kelas 3-lah yang bakal ngawasin kita. Soal dibagiin, daaaannnnnn…

*jeng-jeeeng*

SUSAH BANGEEETTT AAAAAKKK!!!!!

SOAL MACEM APA INIII -______- Gue gabisa sama sekali. Gue pantengin tuh soal, gue bolak balik terus kertasnya *padahal soalnya cuma satu halaman*. Gue baca berkali-kali, mencoba berfikir sekuat tenaga. Dan tetep aja, engga nemu jawabannya. L

*nangis di pojokan*

Oh My God… Apa yang harus gue lakuin.. Apa yang harus gue tuliss?? Dan yang bikin tambah panik, kakak kelas XI di depan gue nanya ke Kakak pengawasnya gini :

“Kak, aku isinya gambar semua nih. Gapapa kan ya?”
“Gapapa, yang penting ga kosong.”

GLEK. Helloo! Gue satupun aja gabisa jawab maupun ngerti. Apalagi gambar-gambar huhuhu. Akhirnya gue gambar2 deh tuh sesuai soalnya apa. Pas di soalnya disebutin ada mobil gerak, gue gambar deh mobil sesuai arah pergerakannya. Ada soal dengan tokoh naruto, gue gambar deh tuh manga naruto. Enggak deng, yang  terakhir boong.

Satu jam berlalu, dan tersisa anak-anak (calon) anggota SC Fisika yang masih kelibetan sama soal didepannya. Gue envy ngeliat anak-anak Kebumian yang cepet keluarnya, sedangkan gue masih harus menguras otak disini.. Waktu terus berjalan dan waktu mengerjakan pun habis. Gue harus ikhlas mengumpulkan gambar-gambar ga jelas itu ke Kakaknya. Ah, gue malu. Kok gue engga bisa ya, payah banget L

“Eh tadi susah banget ya soalnya…”
“Iya, sama kok Mel. Susah banget. Aku Cuma ngisi 1 tadi hahaha”

Oke. Masih ada temen seperjuangan. Masih ada harapan *ohyeah*

Sekitar seminggu setelahnya, ada acara pesantren kilat di sekolah gue. Kebetulan gue salah seorang panitianya. Pas gue lagi jaga, tiba-tiba rame gitu di mading.

“Eh eh, pengumuman SC udah keluar tuh!”
“Aaa aku loloos! Kamu gimana Mel?”
“………..”

Nama gue engga ada di daftar anak fisika. Gue ENGGAK LOLOS! Tiba-tiba air mata gue netes di pipi gue.  Sekujur tubuh gue gemeteran. Isa tangis kesedihan tak sanggup lagi gue bendung. Gue Sedih...

Ya Allah.. Apa salahku? Memang, kutidak berusaha maksimal. Tapi, …. Apa mimpiku buat kepajang di hall of fame itu ngga bisa kewujud? Ya Allah, kumohon..

Dengan sigap gue langsung ambil wudhu dan langsung shalat Dhuha di ruang panitia.Selama shalat dhuha gue ga berhenti-berhentinya nangis. Ampe selese shalat, gue masih nunduk. Gue malu dilihatin sama panitia lain. Sampe-sampe ada kakak kelas yg nanyain gue kenapa. Gue ga mau cerita. Takut. Cemen banget kalo gue cerita gue nangis cuma gara-gara ga lolos ekskul itu doang.


-bersambung-

Kamis, 19 Desember 2013

Jembatan Saintis dan Sosialis

Ilmu sains dan sosial adalah dua hal yang berbeda secara  objek, cara pandang, ruang lingkup, serta orang-orang yang berkecimpung di dalamnya. Ilmu sains mempunyai objek berupa sesuatu yang bersifat ilmiah, baik itu hidup ataupun tidak, terlihat ataupun fana. Sains mempelajari tentang apa yang ada di kehidupan alam, makhluk-makhluk beserta seluk beluknya, unsur-unsur, ataupun hitungan terhadapnya. Para saintis seperti Insinyur, peneliti, memandang ilmu sains sebagai rumpun ilmu yang dibutuhkan dengan analisis pemikiran  dan berbagai percobaan demi menciptakan suatu produk manfaat bagi manusia. Cara mereka menyerap ilmu cenderung menerima apa adanya teori-teori yang telah ditemukan ilmuwan sebelumnya, baru dikembangkan. Orang-orang yangberkecimpung di dalam sains kebanyakan adalah orang-orang yang mempunyai ketahanan kerja dalam analisis dan keruntutan.
Di sisi lain, Ilmu sosial mempunyai objek berupa manusia itu sendiri. Sosial mempelajari apa yang dilakukan manusia dan hubungannya antar manusia, pola-pola dan kebiasaan yang terdapat pada masyarakat, bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya, dsb. Sosialis mempunyai cara pandang dari berbagai sudut, yang terkesan tidak pasti. Untuk mendapatkan informasi, sosialis terjun langsung ke lapangan, berinteraksi dengan manusia langsung. Orang-orang yang berkecimpung di dunia sosial kebanyakan mempunyai pikiran lebih bebas dari saintis. Karena berhubungan dengan manusia, banyak taktik-taktik yang diterapkan baik itu membangun ataupun menjatuhkan.
Dari pemaparan di atas, kesannya sains dan sosial adalah dua hal yang berbeda dan tidak ada penghubungnya. Keduanya seperti mempunyai dua dunia yang berbeda konteks. Seharusnya terdapat kesinambungan terhadap keduanya. Manusia menciptakan dan mengembangkan sains demi kebutuhan manusia. Kemudian manusia yang lain mengatur penggunaan barang dan manusianya. Seharusnya Sains dan Sosial saling terkait demi menciptakan
Tetapi terkadang terjadi ketidak sependapatan antara Saintis dan Sosialis dalam memandang suatu permasalahan. Seperti yang baru saya pahami beberapa waktu yang lalu, ada permasalahan pencemaran lingkungan yang diindikasi akibat ulah pembuangan limbah PT Newmont ke dasar (Tailing) Laut Bayat, Minahasa. Pada tahun 1995 para LSM dan warga sekitar demo ke pemerintah akibat ada penyakit yang sama seperti di Danau Minamata Jepang, dan ada bayi yang meninggal. Mereka bergejolak bahwa pembuangan yang mereka lakukan telah mencemari Teluk Bayat. Aktifitas pertambangan juga menyebabkan pencemaran air tanah sehingga masyarakat harus membayar lebih untuk air bersih. Usaha tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat atau yg dikenal dengan istilah CSR dinilai tidak benar-benar mensejahterakan masyarakat dan menyebabkan masalah baru.
PT. Newmont tentu saja mengelak karena menurut mereka pembuangan yang dilakukan sudah sesuai standar aman pembuangan yang diizinkan. Kasus tersebut masuk ke pengadilan hingga sekitar 15 tahun dan selesai setelah beberapa riset dari berbagai pihak yang tidak menunjukkan indikasi bahwa terjadi pencemaran. Kadar material yang LSM dan masyarakat umbarkan  berbahaya, ternyata mempunyai kadar dibawah standar maksimal. Kadarnya jauh dari yang terjadi di Danau Minamata.
Ketidak sepahaman antara sosialis dan saintis mungkin disebabkan oleh perbedaan pengetahuan dan cara memandang suatu masalah. Seperti pada kasus di atas, para sosialis memandang bahwa pembuangan limbah penambangan menjadi berbahaya bagi masyarakat sekitar bahkan menyebabkan pasokan jumlah air tanah berkurang. Padahal kenyataannya sebaliknya. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya pengetahuan para sosialis tentang hal-hal yang benar-benar terjadi di lapangan. Mereka hanya mendengar isu-isu yang disebarkan dari media cetak, atau bahkan isu yang mereka buat sendiri. Bisa jadi kesalahan terletak pada pihak saintis yang kurang mensosialisasikan apa yang mereka kerjakan. Apa yang benar-benar terjadi disana tidak dipublikasikan dengan baik karena menganggap bahwa masyarakat luas tidak perlu mengetahui hal-hal mendetail yang mungkin masyarakat awam tidak akan mengerti. Program CSR sebenarnya sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, hanya perlu dikomunikasikan pada masyarakat luas terutama diluar daerah sekitar pertambangan.

Sebenarnya antara kedua dunia yang berbeda itu terdapat suatu kesinambungan. Dibutuhkan keinginan para saintis dan sosialis untuk menjembatani dunia antara mereka agar tercipta keharmonisan kehidupan.

Selasa, 17 September 2013

cerita dibalik OSN #1



OSN? Apa tuh? Cari aja di google sendiri ya. Hehehe enggak enggak, gue engga se-sarcasm itu kok. Gue adalah orang yang sangat baik hati, rajin menabung dan tidak sombong. -_- #skip. Kali ini gue bakal  membahas segala hal tentang dunia per-OSN-an yang baru di SMA ini gue kenal dan gue geluti. Engga ada maksud sombong dan pamer di dalamnya. Hanya bermaksud ngeshare, kali aja ada yang terinspirasi terus jadi pengen ikut OSN terus ikut OSK terus lolos OSP terus terus….


OSN itu kependekan dari Olimpiade Sains Nasional. Ini adalah salah satu ajang bergengsi buat seluruh pelajar di Indonesia dalam bidang akademis khususnya. OSN tingkat SMA punya 9 bidang yang dilombain, ada Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Komputer, Ekonomi, Kebumian, Astronomi, dan Geografi. Untuk mencapai OSN, siswa-siswi di seluruuh Indonesia yang mau ikutan, harus diseleksi dulu dari tingkat sekolah, terus kota, provinsi, baru deh nasional. Setelah sampe Nasional, bocah bocah yang dapet medali dan yang beruntung lolos tahap-tahap seleksi nasional, bakal ikut olimpiade internasional.


Di sekolah gue, ada sebuah ekskul yang berkecimpung di dalam dunia per-OSN-an dan segala macam lomba akademik. Namanya adalah Student Club (SC). Ini dulunya tuh bukan ekskul, dulu Cuma sebatas tim olimpiade yang disaring sekolah kayak biasa. Tapi semenjak tahun sekian *gatau* dibentuklah perkumpulan a.k.a. ekskul yang bener-bener serius di bidang ini. Sounds weird, huh? Gue tebak, pasti yang terbesit di pikiran kalian pertama kali adalah kumpulan orang-orang kutu buku yang kerjaannya di depan buku mulu seharian, dan anti sosial. Walaupun engga salah juga, tapi sebagian besar anggota SC itu isinya pengurus organisasi, panitia ini-itu, anak ekskul seni, dll. Mereka adalah orang-orang yang bisa membagi waktunya dalam berbagai bidang. :D


Okay, let’s back to 2 years ago….

-bersambung-

Kamis, 06 September 2012

Peralatan Akses Internet

Kehidupan kita sehari-hati tak bisa lepas dari internet. Kita sering mencari sesuatu yang kita butuhkan di di Internet. Untuk meng-akses internet tentu  tidak hanya menggunakan komputer dan modem, tapi juga membutuhkan perangkat lain seperti hub, router, dll. Apa saja peralatannya? simak penjelasan berikut ini :


1. Hub/Switch
Hub
(source:omnisecu.com)

Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan.

Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

2. Router

(source : kymnradio.net)

 Router adalah sebuah perangkat yang meneruskan paket data sepanjang jaringan. Router terhubung dengan setidaknya dua jaringan, umumnya dua LAN atau WAN atau LAN dan jaringan ISP nya. Router terletak di gateway, tempat di mana dua atau lebih jaringan terhubung.

Router menggunakan header dan tabel forwarding untuk menentukan jalur terbaik untuk meneruskan paket-paket, dan mereka menggunakan protokol seperti ICMP untuk berkomunikasi satu sama lain dan mengkonfigurasi rute terbaik antara dua host. Sangat sedikit penyaringan data dilakukan melalui router.
(sumber : webopedia.com) 




3. Ethernet/LAN card 

(source : petervaldivia.com)

LAN card atau NIC(Network Interface card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC Address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna.

 

 4. Modem
 Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Menurut letaknya, modem dibagi menjadi :

     a. Modem Internal

        yaitu modem yang letaknya sudah terinstall di dalam komputer. Ada dua jenis modem internal: dial-up dan WiFi ® (nirkabel). Dial-Up beroperasi melalui saluran telepon dan membutuhkan akses jaringan nomor telepon dan kredensial logon untuk membuat sambungan. WiFi ini dapat menghubungkan tanpa kabel dan tanpa mandat dalam kasus-kasus tertentu. Istilah non-kualifikasi "modem internal" biasanya mengacu pada modem dial-up, karena teknologi yang digunakan diikuti dengan kualifikasi untuk membedakan mereka.

Sebuah modem internal saat ini, juga tersedia sebagai perangkat eksternal, menggunakan protokol v.92 untuk berkomunikasi melalui saluran telepon tembaga. Modem mengirim dan menerima data menggunakan frekuensi suara termodulasi yang diterjemahkan ke dalam bit digital data.

      b. Modem Eksternal
       yaitu modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalu kabel LAN dan kabel USB, tergantung tipe modemnya.
5. Konektor RJ-45

 (source : hyperline.com)
RJ-45 adalah 8 kabel konnektor yang umumnya digunakan untuk menghubungkan UTP dari komputer ke LAN, khususnya Ethernet. RJ-45 terlihat sama seperti RJ-11 yang digunakan untuk menghubungkan peralatan telfon, namun RJ-45 lebih besar(luas) dari RJ-11. RJ-45 digunakan untuk satu kabel data dengan resistor pemrograman.

6. Bridge


Bridge digunakan untuk menghubungkan antar jaringan yang mempunyai protokol yang sama. Hasil akhirnya adalah jaringan logis tunggal. Bridge juga dapat digunakan untuk jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda. Contoh : jaringan yang menggunakan fiber optik dengan coaxial.

Bridge mempelajari alamat tujuan lalu lintas yang melewatinya dan mengarahkan  ke tujuan \. Juga digunakan untuk menyekat jaringan. Jika jaringan diperlambat dengan adanya lalu lintas yang penuh maka jaringan dapat dibagi menjadi dua kesatuan yang kecil.


7. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)


(source : bonsaiteknologi.blogspot.com)


Seperti namanya (unshielded) kabel ini tidak memiliki shield atau pelindung yang membuat kabel UTP memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi dan juga daya tahan yang lebih kuat. Kabel UTP lazim ditemukan di jaringan yang menggunakan ethernet.

Keunggulan kabel UTP adalah :
  • Tipis, lebih tipis dari pada coaxial sehinnga mudah dibentangkan atau di tempelkan di tembok
  • Karena ukurannya yang kecil, UTP tidak mudah memenuhi tempat pengkabelan.
  • Biaya per meternya lebih murah dibandingkan dengan kabel jaringan lainnya
UTP juga memiliki kekurangan. Kekurangnya adalah gelombang elektromagnet bisa mengintervensi kabel UTP tergantung dengan skema yang digunakan oleh kabel UTP tersebut yang biasanya dipatenkan oleh pembuat kabel.

Dalam membuat sambungan kabel LAN ada dua cara yaitu STRAIGHT dan CROSS, jadi tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan

1. STRAIGHT (Menghubungkan Computer dan HUB)
Susunan warna kabel pada konektor RJ45


Ke Connector UTP 1
  • PUTIH – ORANGE
  • ORANGE
  • PUTIH – HIJAU
  • BIRU
  • PUTIH – BIRU
  • HIJAU
  • PUTIH – COKLAT
  • COKLAT
Ke Connector UTP 2
  • PUTIH – ORANGE
  • ORANGE
  • PUTIH – HIJAU
  • BIRU
  • PUTIH – BIRU
  • HIJAU
  • PUTIH – COKLAT
  • COKLAT
2. CROSS (Menghubungkan Computer – Computer atau Hub – Hub)
Susunan warna kabel pada konektor RJ45


Ke Connector 1
  • PUTIH – ORANGE
  • ORANGE
  • PUTIH – HIJAU
  • BIRU
  • PUTIH – BIRU
  • HIJAU
  • PUTIH – COKLAT
  • COKLAT
Ke Connector 2
  • PUTIH – HIJAU
  • HIJAU
  • PUTIH – ORANGE
  • BIRU
  • PUTIH – BIRU
  • ORANGE
  • PUTIH – COKLAT
  • COKLAT 
 8. Access Point 


Access point adalah perangkat yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan kabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait. WAP biasanya terhubung ke router (melalui jaringan kabel) jika perangkat mandiri, atau merupakan bagian dari router itu sendiri.
(wikipedia.com)

9. Coaxial cable (kabel koaksial)

 (source : cablewholesale.com)

Kabel koaksial adalah sarana penyalur atau pengalirhantar (transmitter) yang bertugas menyalurkan setiap informasi yang telah diubah menjadi sinyal-sinyal listrik. Kabel ini memiliki kemampuan yang besar dalam menyalurkan bidang frekuensi yang lebar, sehingga sanggup mengalirhantar (transmit) kelompok kanal frekuensi  percakapan atau program TV. Kabel koaksial biasanya digunakan untuk saluran antar-setempat (interlocal) yang berjarak cukup dekat yakni, dengan jarak selebihnya 2.000 km.

10. Fiber Optic Cable (Kabel Serat Optik)

 (source : sixooninele.blogspot.com)


Kabel serat optik merupakan sebuah kabel yang terbuat dari kaca atau  plastik yang berfungsi untuk mentransmisikan sinyal cahaya. Kabel serat optik berukuran sangat tipis dan berdiameter sehelai rambut manusia yang saat ini paling banyak digunakan sebagai media transimisi dalam teknologi komunikasi modern.
Bagian-bagian utama serat optik tersebut adalah bagian inti tempat merambatnya gelombang  cahaya, lapisan selimut yang mengelilingi bagian inti dengan indeks bias yang lebih kecil, dan lapisan jake yang melindungi bagian inti dan selimut dengan plastik yang elastis. Komponen utama sistem serat optik terdiri dari transmitter (Laser Diode dan Laser Emmiting Diode), information channel yang berupa serat optik, dan receiver
(wikipedia.com)